SOCIAL MEDIA


Kalau dirusuh bikin kue saya itu orang yang paling anti. Soalnya bener-benar memang gak bisa bikin kue. Kalau disuruh masak sih, okelah ya. Tapi disuruh bikin kue, tar dulu deh. Soalnya mindset saya masih terpaku dengan BIKIN KUE ITU SUSAH! Trus saya orangnya takut gagal. Yah pernah sih dulu bikin kue, waktu jaman saya masih single, belum nikah, bikin kue kacang, dan itu GOSONG! LOL. Makanya saya parnoan kalau udah pegang mixer dan oven, image saya pasti gagal deh. Tapi gara-gara ada temen yang ngajakin pengen bikin usaha kuliner, saya jadi tertarik untuk nyoba bikin kue. Kemarin sempet searching-searching resepnya dan panduannya di Internet. 

Nah, tanggal 20 April 2016 lalu, saya dan teman-teman komunitas Indonesian Food Bloger berkesempatan untuk mengikuti acara BUNGASARI INNOVATION CLASS “BAKING CLASS WITH BUNGASARI”. Acaranya sih bikin kue trus icip-icip seperti biasa. Yah namanya juga baking class. Tapi yang istimewannya, kali ini saya belajar pengenalan secara mendalam mengenai jenis-jenis tepung dan jenis-jenis cake. Apa and gimana sih?

Belajar Membuat Sacher Torte Cake Bersama Bungasari Innovation Centre

Sunday, April 24, 2016

Kamu bosan makan sate dengan bumbu kecap atau bumbu kacang? Atau mungkin mau coba sesuatu yang beda? Mungkin kamu harus mencoba menu unik yang satu ini, namanya Sate Taichan. Ini adalah sate istimewa (buat saya), soalnya cara penyajiannya beda dengan sate pada umumnya. 


Sate Taichan, Si Putih Yang Lagi Ngehitz

Sabtu ini, berbeda dengan hari biasanya, karena Sabtu ini saya akan di ajak makan-makan sama mas Aji deket Mall Ambasador, temen aku di komunitas makan-makan, siapa sih yang gak suka diajak makan-makan? Awalnya sih agak GR juga diajak makan sama mas Aji, kirain makan berdua aja, ehh ternyata yang di undang gak cuma aku, tapi juga teman-teman komunitas lain hehehe udah keburu GR aja :) Kali ini mas Aji mengajak untuk makan-makan di restoran Dimsum yang All You Can Eat.

Dalam hati sudah terpikirkan nama restorannya, seperti Bamboo Dimsum atau Sense Dimsum, tapi ... yang satu di Bintaro, yang satu lagi di Gunung Sahari, dan setahu saya tidak ada restoran Dimsum All You Can Eat di daerah Kuningan apalagi dekat Ambas, setelah japri mas Aji, katanya "Udah ke Manhattan Hotel lantai 5, keluar lift liat sebelah kiri", wah mencurigakan nih :) Kebetulan sabtu ini belum ada jadwal liputan restoran, langsunglah saya dan suami meluncur ke Manhattan Hotel.

Sampai di Manhattan Hotel dapat parkir di B2, dikarenakan tidak ada lift untuk pengunjung, jadi hanya di sediakan tangga dari B2 ke Lobby, jadi saran saya, kalau kamu tidak mau naik tangga, bisa turun di lobby atau menggunakan jasa Valet. Langsung aja saya menuju lantai 5, ternyata ada restoran yang bernama Dimsum King :) waktu masuk langsung deh mencari sosok mas Aji (yang ganteng pas mau traktir), dan ternyata teman-teman lain sudah datang duluan.

Sekilas Tentang Dimsum King

Restaurant yang berada di Manhattan Hotel Lantai 5 ini berdiri sejak tanggal 30 November 2015. Buat kamu yang belum tahu, Hotel Manhattan masuk ke dalam Sunlake Group, nah buat kamu yang sering hangout di kawasan Jakarta Utara pasti tak asing dengan hotel yang bernama Sunlake Hotel, disana terdapat Grand City Chinese Restaurant yang sudah terkenal enak seantero jagad untuk urusan Chinesse Food. Sebagai pengembangan, maka di Manhattan Hotel dibukalah Dimsum King.



Dimsum King, All You Can Eat Resto Yang Bikin Ketagihan Makan Dimsum

Sunday, April 17, 2016

Kalau denger 1 kata Ippudo, entah kenapa saya sangat antusias. Karena emang menu-menu yang disajikan disana semua favorit saya. Saya emang bukan termasuk salah satu penggemar atau addict akan menu ramen, tapi khusus untuk Ippudo ini saya suka banget!


Sekilas Tentang Ippudo

Kamu tahu gak Ippudo? Didirikan oleh Shigemi Kawahara (Raja Ramen) di Jepang pada tahun 1985 tepatnya di kota Hakata yang merupakan ibukota dari Ramen. Berkat perjuangan beliau saat ini sudah tersebar lebih dari 80 restoran Ippudo di seluruh dunia yang terdiri dari 45 outlet di negara-negara seperti Ney York, Sidney, Hong Kong, Singapore, Taipei, Seoul, Shanghai, Kuala Lumpur, Guangzhou, Shenzhen, Beijing, Chengdu, Bangkok, Manila dan tidak terkecuali Indonesia.

Ippudo juga salah satu restoran Jepang yang selalu menyajikan menu makanan Jepang yang fresh from the kitchen, made by order. Alias makanan akan disajikan setelah diorder. Jadi memang tidak ada stock yang sudah ready. Sebelumnya saya sudah pernah merasakan menu Saporo Miso Ramen. (Baca : Ippudo Luncurkan Menu Baru Sapporo Miso Ramen)

Kebetulan hari ini saya berkeluangan waktu, saya putuskan untuk mampir ke Ippudo saat lunch tiba.
Menu Baru, Penyajian Baru

Hakata Tsukemen

Menu ini diluncurkan pertama kali pada tanggal 1 April 2016. Hadir dalam 2 varian yaitu chicken dan pork. Karena saya tidak makan pork, saya memilih chicken saja. Regional Operations Consultant Ippudo, Takashi Mikami menjelaskan bahwa Ippudo selalu memberikan variasi menu baru secara rutin, seperti filosofi yang sering diutarakan oleh founder Shigemi Kawahara yaitu to continuosly innovate to remain true.

Tsukemen membawa warna baru bagi pecinta ramen Ippudo, karena baik dari tampilan dan bentuknya juga berbeda. Untuk penyajiannya ada 2 bowl, yaitu 1 bowl ramen dan 1 bowl berisi kuah kaldunya. Biasanya kalau ramen kan disajikan dalam keadaan hot bowl, alias dari noodles dan kuahnya semua hangat. Tapi kali ini berbeda. Saat bowl ramen ini mendarat di hadapan saya, saat saya sentuh kok dingin ya? Tapi di bowl satu lagi kok panas ya? Karena penasaran, saya tanya ke pelayannya, "Mba, ini cara makannya gimana ya? Kok penyajiannya ada 2 bowl?"


Khusus untuk pork, penyajian daging porknya nanti akan terpisah.


Untuk ukuran mie-nya lebih besar. Toppingnya ada shio tamago (telur setengah matang), chashu (ayam rebus), dan disajikan dengan nori. Kalau ada yang bertanya, "Kalau saya tidak suka dengan telur setengah matang, bisakah saya request telur matang?" Jawabannya : Tidak bisa. Karena standar (SOP) penyajian di Ippudo adalah setengah matang. Buat para mommies yang lagi hamil, semoga gak ngidam ramen di ippudo ya :)

Untuk hot steamy soup isinya adalah daun bawang, tempura, fish powder made with bonito.

Ingredient Steamy Soup
Cara makan Hakata Tsukemen :

1. Ramen yang dingin dicelupkan (di dip) ke dalam kuah hot steamy soup
2. Diaduk sampai soupnya tercampur
3. Baru diseruput dengan tehnik zuzuto.


Ahaa iya, saya ditantang kembali menikmati Hakata Tsukemen ini dengan tehnik zuzuto. Tehnik ini pernah saya praktekkan di menu sebelumnya. Tapi kali ini saya benar-benar menyerah, karena mie ramennya benar-benar berbeda, lebih tebal dari menu biasa yang saya makan.

Testimoni saya :

Soal porsi : Hakata Tsukemen benar-benar sukses membuat saya kekenyangan. 1 porsi ini sebesar 170 gram ternyata tidak sanggup saya habiskan semua. Nampaknya bagi saya 1 menu ini bisa untuk berdua :)

Soal Taste : untuk kuah hor steamy soupnya, buat yang gak suka asin, pasti agak terganggu dengan rasanya yang strong. Karena untuk kuah ini diseruput saja tanpa mie-nya akan terasa banget bumbunya. Tapi bila dinikmati dengan noodles-nya, rasanya pas kok.
Nah, nanti kalau sudah habis noodles-nya dan kuah sounya masih ada, kamu bisa minta menambahkan air panas pada air soup itu untuk diseruput sampai habis.

Soal Harga : 1 porsi Hakata Tsukemen adalah 78K exclude pajak and service charge. Nampaknya worth it ya. Karena porsi yang besar juga rasa yang tidak ada tandingannya.

Eh iya, sebelum pulang, saya saya sempat mencicipi dessertnya juga. Kali ini saya mencoba Matcha Creme Brulee 48K.

Nyobain Ramen Baru Hakata Tsukemen di Ippudo Indonesia

Thursday, April 14, 2016

Kalau mau sebutin tempat tongkrongan anak Galaxy, mungkin saya termasuk salah satu yang hampir khatam tau letak-letaknya dimana, sampai bukannya kapan juga saya tau. Yah soalnya setiap hari akses saya ya melalui Galaxy ini. Jadi kalau ada resto, cafe, studio yoga baru atau tempat tongkrongan baru, insyallah saya update. LOL.

Hari ini ceritanya lagi pengen nyari makan di food street area Galaxy. Sebelumnya saya dan suami habis ngopi sore di Grand Metropolitan Mall. Saya dan suami tipe yang malas untuk makan di restoran. Kalau bisa setiap minggu ada tempat baru yang bisa kami singgahi. Nah, salah satunya ya area Galaxy ini. Tadinya sih mau mampir and makan di Sahara Cafe Galaxy. Cuma penasaran sama street cafe yang satu ini, akhirnya kami kesini. Namanya Kedai Maniac.


Merasakan Restoran Outdoor Citarasa Indoor di Kedai Maniac Galaxy

Sunday, April 10, 2016

Instagram